Potensi Baji Balor (Baruasa Biji Labu Kuning Daun Kelor) sebagai Camilan Sehat
The Potential of Baji Balor (Baruasa Pumpkin Seeds and Moringa Leaves) as a Healthy Snack
DOI:
https://doi.org/10.30872/ce472263Keywords:
Baruasa, Biji Labu, Daun Kelor, Pangan Fungsional, Kearifan LokalAbstract
Latar Belakang: Tren konsumsi camilan di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, tetapi mayoritas produk yang dikonsumsi masih rendah gizi dan berkontribusi terhadap masalah kesehatan masyarakat
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan camilan tradisional baruasa berbasis tepung biji labu dan daun kelor menjadi BAJI BALOR sebagai pangan fungsional bergizi.
Metode: Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap untuk memformulasi produk, uji organoleptik melibatkan 33 panelis mahasiswa, serta analisis kandungan gizi menggunakan perangkat lunak NutriSurvey.
Hasil: Penelitian menunujukkan BAJI BALOR diterima cukup baik oleh panelis pada aspek rasa, aroma, tekstur, dan warna. Analisis gizi menunjukkan kandungan energi sebesar 428,7 kkal per 100 g dengan protein 8,25 g, lemak 20,07 g, karbohidrat 55,8 g, zat besi 14,74 mg, kalsium 34,63 mg, vitamin A 61,1 µg, dan asam folat 13,3 µg
Kesimpulan: penelitian ini berhasil mengembangkan BAJI BALOR sebagai cemilan tradisonal yang bergizi dan memiliki daya terima yang cukup baik
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Integrated Nutrition Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



